April 14, 2021 By muljadi.org 0

Soil Test serta Tujuan Pengambilan Sample

Soil test ataupun uji tanah merupakan suatu kegiatan pengujian buat mengenali bermacam- macam data watak fisis, kimia ataupun hayati tanah serta berkaitan dengan ilmu geoteknik. Hubungannya terpaut dengan mekanika, metode pondasi serta struktur dasar tanah.

Pengujian tanah berguna buat mengenali keadaan tanah sesuai ataupun tidak selaku ketentuan ijin mendirikan bangunan. Tidak hanya itu, digunakan buat merancang rencana pembangunan jalur, susunan dasar, tiang bangunan, jembatan bendungan serta lain sebagainya.

Aktivitas Uji Tanah/ Soil Test

Aktivitas uji tanah wajib telah disepakati posisi pengujiannya serta ditemtukan tempatnya cocok denah. Ada sebagian aktivitas pengujian baik di lapangan ataupun laboratorium. Perihal ini disesuaikan dengan pengambilan informasi watak tanah yang bisa dilihat di lapangan. Tidak hanya itu, watak fisis tanah bisa diuji secara laboratorium. Berikut sebagian aktivitas soil test:

Pengujian CPT ataupun Cone Penetration Test

Soil Boring/ Pengeboran Tanah Jasa Soil Test

Hand Bore

Uji CBR ataupun Penujian Kekuatan Tanah

Uji Kepadatan Tanah/ Sand Cone

DCP ataupun Dynamic Cone Penetrometer

Topografi

Pengujian tersebut dicoba buat mengenali apakah posisi yang hendak dibentuk cocok dengan parameter bangunan yang hendak dibentuk. Perihal ini hendak pengaruhi perancangan bangunan ataupun pondasi. Dan tata cara pengerjaan pemasangan pondasi yang hendak diterapkan.

Tujuan Pengujian Tanah/ Soil Test

Pengujian tanah mempunyai tujuan buat mengambil data menimpa watak fisis ataupun raga tanah cocok dengan tingkatan kedalaman perkerasan pada posisi pengujian. watak fisis serta watak raga pada tanah terdiri atas, penggolongan tanah, konsistensi, energi dukung tanah dengan menggunakan perlengkapan sondir sampai kedalaman tanah yang dikehendaki.

Ada sebagian tata cara yang digunakan dalam penerapan pengujian tanah di lapangan. Sebagian antara lain ialah, Sondir. CPT serta Bor Dangkal. Berikut penjelasannya:

Sondir/ CPT

Penyondiran bisa dicoba sehabis memastikan titik sondir selaku titik dini pada tingkat permukaan tanah existing berbentuk conblok di masing- masing titik sondir. Pemakaian sondir berbentuk konus dengan frictioncone dengan dimensi luas dekat 10 m persegi dan luasan selimut menggapai 1, 5 m persegi.

Metode penerapan dengan melaksanakan penekanan pada susunan tanah secara kontinu dengan jangkauan kedalaman menggapai 20 centimeter. Pemakaian perlengkapan sondir mempunyai kedalaman optimal berkisar 20 m.

Bor Dangkal

Penerapan pada pengeboran dicoba dengan memastikan terlebih dulu titik dini pada muka tanah. Pengeboran dicoba dengan memakai mata bor iwan dengan tahapan kedalaman menggapai 20 centimeter. Tanah yang dikeluarkan oleh mata bor tersebut diambil dimasukkan ke dalam plastik selaku ilustrasi tanah. Tipe ilustrasi ini ialah tipe tanah asli ataupun undistrub sample.

Tetapi, butuh diberikan penjelasan ataupun kodefikasi berbentuk tingkatan kedalaman serta waktu pengambilan tanah. Tidak hanya itu, butuh dicoba pengambilan tabung ilustrasi sebanyak 2 buah dengan kedalaman berbeda ialah, 1, 5- 2 m serta 3, 0- 3, 5 m. 2 tabung tanah tersebut hendak dicoba pengujian di laboratorium.

Pengambilan ilustrasi Soil Test

Tata cara daam mengambil contoh atanh ataupun sampling bisa dicoba dengan 3 metode. Sebagian antara lain meliputi, Uji Penetrasi Standar/ SPT, Uji CPT serta uji laboratorium. Berikut pemaparannya:

Uji SPT/ Uji Penetrasi Standar

Salah satu pengujian yang dicoba buat mengenali tingkatan energi dukung tanah wilayah pengujian. pemakaian uji tanah ini menggunakan perlengkapan yang dinamakan perlengkapan standart split barrel sample ataupun tabung belah standar. Metode memakai perlengkapan ini dicoba dengan memasukkan perlengkapan ke lubang bor.

Hingga dari itu, tanah wajib dicoba pengeboran terlebih dulu. Perlengkapan ini dimasukkan secara bertepatan dengan pipa bor sampai bagian ujung bertumpuan pada tanah bagian dasar. Sehabis itu, dicoba pengambilan ilustrasi dengan memukulnya memakai palu dengan beratnya menggapai 63. 5 kg.

Pegetesan tanah dicoba dalam 3 tahapan dengan mengambil 3 ilustrasi dengan ketebalan 150 milimeter. Tiap sesi memiliki satu ilustrasi buat dicoba pengujian. Sesi awal dinyatakan selaku peran, tahapan kedua serta tahapan ketiga dicoba penjumlahan buat memperoleh nilai pukulan N ataupun SPT.

Baca Juga : Panduan Menanggulangi Lubang Kunci Kontak Motor yang Seret

Uji Tahanan Kerucut Sondir Tanah/ CPT Test

Sondir test ialah pengetesan tanah ilustrasi buat mengenali ciri keadaan tanah di posisi pengujian. pengujian ini dicoba dibagi atas 2 jenis, ialah sondir ringan dengan kapasitasnya menggapai 0- 250kg/ cm².

Kedua, sondir berat dengan dimensi kapasitas 0- 600kg/ cm². Pemakaian soil test ini dicoba pada keadaan tanah lempung. Pengujian ini teruji efisien serta simpel, sehingga banyak digunakan dalam pengujian tanah geoteknik di bermacam negeri.